Greenhouse Hidroponik IoT: Penguatan Kelompok Tani Modern Desa Karangrejo Wujudkan Ketahanan Pangan Mendukung Asta Cita
Keywords:
community empowerment, digital agriculture, food security, hydroponics, internet of thingsAbstract
The main challenges faced by farmers, particularly in Indonesia, are low productivity due to conventional methods, limited digital literacy, and limited market access. Therefore, this community service program aimed to strengthen the capacity of the Modern Farmers Group in Karangrejo Village, Kandat District, Kediri Regency, through the implementation of an Internet of Things (IoT)-based hydroponic greenhouse as an effort to achieve food security and support the implementation of Asta Cita. This research method used the Participatory Action Research (PAR) approach, actively involving 33 community participants over a four-month duration. The stages included socialization, comprehensive training, technology application, direct mentoring, and evaluation. The technical evaluation results were highly positive. The IoT system, enabling automatic control of temperature, humidity, pH, and precise watering, led to a 40% increase in hydroponic crop productivity and 30% efficiency in water use. Economically, this success resulted in a 40% increase in farmers' average monthly income and a 50% increase in sales volume within eight months. Furthermore, digital-based marketing through websites and social media successfully expanded the market reach and strengthened the “Hidroponik Karangrejo” brand identity. Socially, there was a 78% increase in farmers' digital literacy, the formation of stronger group solidarity, and the creation of new, sustainable job opportunities in the village. This integration of IoT technology has proven effective in enhancing productivity, economic independence, and the sustainability of digital-based agriculture in the region.
Keywords: community empowerment, digital agriculture, food security, hydroponics, internet of things.
Abstrak
Permasalahan utama yang dihadapi petani khususnya di Indonesia adalah rendahnya produktivitas akibat metode konvensional, keterbatasan literasi digital, serta akses pasar yang sempit. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas Kelompok Tani Modern Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri melalui penerapan greenhouse hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan dan mendukung pelaksanaan Asta Cita. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan masyarakat secara aktif pada setiap tahapan, meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi dengan keseluruhan durasi kegiatan selama 8 bulan dan diikuti 33 peserta. Hasil evaluasi aspek teknis, penerapan sistem IoT yang memungkinkan pengaturan otomatis terhadap suhu, kelembapan, pH, serta penyiraman tanaman secara presisi menghasilkan peningkatan produktivitas tanaman hidroponik hingga 40% dan efisiensi penggunaan air mencapai 30%. Aspek ekonomi, keberhasilan teknis tersebut berdampak pada peningkatan pendapatan rata-rata petani sebesar 40% per bulan dan volume penjualan naik 50% dalam delapan bulan. Pemasaran berbasis digital melalui situs web dan media sosial turut memperluas jangkauan pasar dan memperkuat identitas merek “Hidroponik Karangrejo”. Aspek sosial, terjadi peningkatan literasi digital petani sebesar 78%, terbentuknya solidaritas kelompok tani yang lebih kuat, serta lahirnya peluang kerja baru di desa yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Kegiatan ini memberikan dampak ekonomi dan sosial melalui terbentuknya solidaritas kelompok tani dan lahirnya peluang kerja baru di desa. Dengan demikian, integrasi teknologi IoT dalam sistem pertanian hidroponik terbukti efektif meningkatkan produktivitas, kemandirian ekonomi, serta keberlanjutan pertanian berbasis digital di pedesaan.
Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, pertanian digital, ketahanan pangan, hidroponik, internet of things.
Downloads
References
Afridhianika, A. N., & Lestari, R. D. (2025). Strategi pemasaran digital di bidang agribisnis pertanian perbaikan daya saing produk lokal. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(2), 2925–2932. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.18553
Aji, M. P. P. (2017). English listening blended learning: The implementation of blended learning in teaching listening to university students. Kajian Linguistik Dan Sastra, 2(1), 25–32. https://doi.org/10.23917/kls.v2i1.5349
Aldiansyah, F. A., Irawan, R. H., & Helilintar, R. (2025). Implementasi sistem monitoring kelembapan tanah berbasis IoT pada greenhouse menggunakan fuzzy logic. Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 9(2), 1158–1164. https://doi.org/10.29407/jdephk34
Budiawati, Y. (2024). Hubungan antara karakteristik sosial ekonomi dan status kesehatan balita terhadap ketahanan pangan di provinsi Banten. Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa, 6(2). https://doi.org/10.33512/jipt.v6i2.30149
Dendra, S. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian berkelanjutan (Metode asset based community development Kampung Cipulus Desa Mandalasari Kecamatan Cikancung Kab. Bandung). Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung.
Faiah, H., Nariswati, B., Nizam, M. N. A., Salsabila, D. S. D., Masan, S. B., Jamon, M. E., Asfihany, M. V., Ardiansyah, R. E., Yustika, N. A., Helan, A. R. N., & Santia, G. (2025). Sosialisasi sistem aquaponik sebagai langkah menuju kemandirian pangan masyarakat Desa Grabagan, Tulangan-Sidoarjo. Jurnal Medika: Medika, 4(4), 2218-2224. https://doi.org/10.31004/qnh7bk81
Gupta, S., Chowdhury, S., Govindaraj, R., Amesho, K. T. T., Shangdiar, S., Kadhila, T., & Iikela, S. (2025). Smart agriculture using IoT for automated irrigation, water and energy efficiency. Smart Agricultural Technology, 12. https://doi.org/10.1016/J.ATECH.2025.101081
Hasanah, F., Setiawan, I., Noor, T. I., & Yudha, E. P. (2021). Pemetaan sebaran tingkat alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Serang. Jurnal Agrica, 14(2), 171–182. https://doi.org/10.31289/agrica.v14i2.5039
Hidayat, S. I., & Rofiqoh, L. L. (2020). Analisis alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Kediri. Jurnal Social Economic of Agriculture, 9(1), 59–68. https://doi.org/10.26418/J.SEA.V9I1.40646
Khan, R. I. (2024). Efective character education for children: insights from family- based approaches in Indonesia. ASA Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 63–70.
Knowles, M. (1984). Andragogy in action: Applying modern principles of adult learning. San Fransisco: Jossey-Bass Inc.
Lestari, A. A., & Wicaksana, B. E. (2025). Strategi e-commerce untuk meningkatkan daya saing produk pertanian di era digital di Gapoktan Suka Bungah Desa Tambakaya Kecamatan Cibadak. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi “SainTek,” 2(1), 243–255. Retrieved from https://conference.ut.ac.id/index.php/saintek/article/view/4984
Lisdiyanta, T., & Muhtadi, M. (2023). Evaluasi pelatihan teknologi informasi dan komunikasi bagi petani di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Jurnal SOLMA, 12(2), 640–652. https://doi.org/10.22236/solma.v12i2.11152
Mardiansyah, Y., Ilmi, N., Caniago, D. P., Masril, M. A., Fahruddini, R. E., & Sumardi, H. (2023). Application of smart indoor hydroponic technology to support food security. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 8(4), 572–582. https://doi.org/10.26905/ABDIMAS.V8I4.11275
Mustika, M. (2019). Penerapan teknologi digital marketing untuk meningkatkan strategi pemasaran snack Tiwul. JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics), 2(2), 165–171. https://doi.org/10.36085/jsai.v2i2.352
Nugroho, I. H. (2018). Integrasi manajemen kelas dan kontrol kedisiplinan untuk mengubah perilaku siswa yang tidak produktif. Al-Hikmah: Journal Of Education And Islamic Studies, 6(2), 17–21. Retrieved from https://ejournal.badrussholeh.ac.id/index.php/Al-Hikmah/article/view/68
Nuzuliyah, L., Sunandar, S., & Widodo, A. (2024). Feasibility and sensitivity analysis of premium golden melon cultivation business: Implementation of low-cost smart greenhouse system. Jurnal AgroSainTa, 8(2), 65-76. https://doi.org/10.51589/ags.v8i02.3822
Oseany, R. L., Kusumaningtyas, D., & Raharjo, I. B. (2024). The influence of digital marketing on sales performance of Batik Nulaba MSMEs in Pekalongan, Central Java. Asa Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1), 38-52. https://doi.org/10.63709/ajppp.v1i1.9
Puspitoningrum, E., Putri, P. A. N., Suhartono, S., Kurniawan, D. R., & Nugroho, I. H. (2024). Pengenalan dan penguatan literasi digital di SMA: Mengajarkan etika dan keamanan dalam penggunaan teknologi. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 2663–2669. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i2.26330
Ruhimat, I. S. (2017). Capacity building of farmer groups in Agroforestry Farming: Case study in Cukangkawung Village, Sodonghilir Subditsrict, Tasikmalaya District, West Java Province. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 14(1), 1–17. https://doi.org/10.20886/jpsek.2017.14.1.1-17
Salasa, A. R. (2021). Paradigma dan dimensi strategi ketahanan pangan Indonesia. Jejaring Administrasi Publik, 13(1), 35–48. https://doi.org/10.20473/JAP.V13I1.29357
Selay, A., Andgha, G. D., Alfarizi, M. A., Bintang, M. I., Falah, M. N., Khaira, M., & Encep, M. (2022). Internet of things. Karimah Tauhid, 1(2963-590X), 861–862. https://doi.org/https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v1i6.7633
Sari, Y. N., & Sari, M. (2025). Inovasi teknologi IoT untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 271–284. https://doi.org/10.56338/JKS.V8I1.6737
Sidharta, V. R., Febiyanti, E. E., Zulfaida, A. S., Kusumaningsih, L. A., Putri, F. D. A., & Lailiyah, N. (2024). Digital marketing for UMKM actors in Pakelan Village, Kediri City. Dimar: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1-8. https://doi.org/10.63709/dimar.v1i1.3
Siswadi, S., & Syaifuddin, A. (2024). Penelitian tindakan partisipatif metode PAR (Partisipatory action research) tantangan dan peluang dalam pemberdayaan komunitas. Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 19(2), 111–125. https://doi.org/10.55352/UQ.V19I2.1174
Sriman, B., Basha, H. A., Sampath, N., Silviya, S. H. A., Mani, R. V., & Varadarajan, V. (2024). Smart hydroponic greenhouse enhanced with the application of the internet of things. HKIE Transactions Hong Kong Institution of Engineers, 31(3). https://doi.org/10.33430/v31n3thie-2024-0029
Sudrajat, S., Purnama, I. L. S., Wijaya, H., & Rajab, M. (2025). Pengembangan diversifikasi produk pangan lokal untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Desa Bleberan, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, Dan Teknologi Tepat Guna, 3(1), 202–214. https://doi.org/10.22146/parikesit.v3i1.17733
Wolfert, S., Ge, L., Verdouw, C., & Bogaardt, M. J. (2017). Big data in smart farming – A review. Agricultural Systems, 153, 69–80. https://doi.org/10.1016/J.AGSY.2017.01.023
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Isfauzi Hadi Nugroho, Mahendra Puji Permana Aji, Risa Helilintar, Beyonda Proudy Sujianto, Sabrina Aulia Firdaus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




